Running Text

ASURANSI GENERALI INDONESIA MEMBERIKAN 2 PERLINDUNGAN SEKALIGUS YAITU PERLINDUNGAN KESEHATAN SEKALIGUS PERLINDUNGAN INVESTASI DARI KRISIS EKONOMI

Minggu, 19 Januari 2014

Latar Belakang Asuransi Generali

Generali berdiri tahun 1831 (kurang lebih hampir 200 tahun yang lalu) disebuah negara kecil bernama TRIESTE. Pendiri Generali Group Adalah GIUSEPPE LAZZARO MORPIRGO. Generali Adalah salah satu perusahaan terkemuka di pasar asuransi dan keuangan global. Perusahaan induk dan principal dari group ini adalah Assicurazioni Generali yang memimpin pasar Italia. Sejak pertama didirikan pada tahun 1831 di Trieste, perusahaan telah memiliki orientasi internasional.

Dengan didukung oleh 80,000 karyawan, Generali Group memiliki lebih dari 65 juta klien di seluruh dunia dan beroperasi di lebih dari 60 negara. Daerah operasional utama Perusahaan adalah Eropa Barat, namun beberapa tahun belakangan ini Group telah memasuki pasar Eropa Tengah dan Timur, serta mendirikan kantor di pasar-pasar utama di benua Asia.

Strategi Grup bertujuan untuk mengkonsolidasikan keunggulan Generali pada pasar-pasar utama dan mencapai posisi utama di pasar dengan potensi pertumbuhan yang tinggi, membangun kepemimpinan dalam profitabilitas. Kekuatan dan soliditas finansial senantiasa merupakan fitur dari Assicurazioni Generali. Dengan basis kapital yang kuat dan alokasi aset yang konservatif, Group mendapatkan peringkat yang tinggi dari perusahaan bertaraf internasional. Generali adalah pemain kunci di Eropa Tengah, Asuransi Jiwa terbesar dan dengan kehadiran signifikan di semua negara-negara utama. Generali mendapat peringkat pertama di Italia dan peringkat ke-dua di Jerman dan Perancis.

Dengan pengalaman selama hampir 200 tahun, Generali Group beroperasi pada semua lini asuransi, dari perlindungan akan risiko massal hingga perlindungan canggih untuk sektor industri, dari asuransi rumah tangga yang sederhana hingga kebutuhan yang lebih kompleks dari perusahaan multinasional di seluruh dunia, melayani jutaan individu maupun pabrik manufaktur raksasa, dan sistem transportasi dan komunikasi. Untuk melayani pelanggan retail, perusahaan kecil dan menengah, dan korporasi besar, Group menjangkau klien di seluruh dunia melalui strategi distribusi multi-channel.
Seiring dengan strategi diversifikasi bisnis, Generali juga memfokuskan diri pada penyediaan perlindungan terhadap individu, melindungi pemasukan mereka, dan mengoptimalkan simpanan mereka melalui produk-produk asuransi jiwa dalam skema individu dan pensiun kelompok. Generali menawarkan solusi yang canggih untuk perusahaan multinasional melalui struktur spesialis yang dinamakan Generali Employee Benefits (GEB) atau Pertanggungan Pegawai Generali, yang berlokasi di Belgia.
Saat ini Generali Sudah ada di 5 Benua di 68 Negara, memperkejakan lebih dari 85.000 Karyawan, melayani lebih dari 70 Juta Nasabah diseluruh dunia, dengan  total premi lebih dari 69 Milyar Euro.

Asuransi Generali ( Assicurazioni Generali ) berada pada peringkat ke 49 sebagai perusahaan terbesar di dunia (sumber : Majalah Fortune Global 500, edisi Juli 2012, merupakan majalah yang merangkum seluruh perusahaan terbesar dan tersehat di dunia).

Sabtu, 18 Januari 2014

Apa itu UNIT LINK



UNIT LINK

Pengertian Unit Link  menurut Bapepam-LK adalah : sebuah produk investasi yang di tawarkan oleh perusahaan Asuransi Jiwa, bukan oleh Manajer Investasi (Pengelola Investasi Nasabah). Ketika nasabah membayarkan iuran atau polis asuransi mereka, perusahaan asuransi menginvestasikan dana tersebut supaya nantinya ada klaim dari nasabah, perusahaan bisa membayar klaim tersebut. Karena perusahaaan asuransi di anggap memiliki pengetahuan selayaknya Manajer Investasi, mereka harus memliki produk investasi yang memliki potensi untuk berkembang, sama halnya dengan nasabah asuransi yang ingin mengelola resiko dengan cara memliki Asuransi Jiwa.

Salah satu perusahaan yang menawarkan produk Investasi dan Proteksi kesehatan Berbasis UNIT LINK adalah ASURANSI GENERALI INDONESIA.

Investasi dan Proteksi berbasis Unit Link mempunyai resiko apabila Harga saham yang dikelola manajer keuangan turun makan nilai investasi nasabah juga akan turun, tetapi ASURANSI GENERALI INDONESIA mempunyai satu buah fitur pengaman investasi nasabah yakni ARMS (Automatic Risk Management System) yang telah di Hak Patenkan Nomor Publikasi 0512420.A adalah satu buah fitur pengaman investasi automatic yang akan secara otomatis mengamankan investasi nasabah apabila suatu saat nilai saham turun. 

Mengelola penghasilan



CARA CERDAS MENGELOLA PENGHASILAN

Dalam perencanaan keuangan, penghasilan seseorang sejatinya dialokasilkan pada tiga hal utama yakni :
Konsumsi
Tabungan
dan Investasi plus Proteksi

Alokasi Konsumsi digunakan untuk membiayai kebutuhan sandang, pangan, dan papan. Alokasi Tabungan digunakan untuk berjaga jaga.
Investasi digunakan untuk menumbuh kembangkan asset yang dimiliki.
Dan yang terakhir adalah Asuransi, setiap orang biasanya membentengi resiko apabila terjadi Sakit dengan menggunakan memanfaatkan Asuransi. Fungsi Asuransi sendiri adalah memcover biaya yang kemungkinan timbul akibat pengeluaran besarnya biaya perobatan di rumah sakit.

Konsumsi :
Ideal nya dalam mengelola penghasilan setiap bulan, alokasi untuk Konsumsi berkisar antara 50 – 60 % setiap bulannya dari penghasilan. Terlalu banyak pengeluaran untuk Konsumsi juga akan mengakibatkan kehidupan yang boros.

Tabungan :
Tabungan idealnya adalah menyisihkan 10 – 20 % dari total penghasilan, Tabungan diperlukan untuk berjaga-jaga ketika ada biaya tak terduga yang berkemungkinan muncul.

Investasi dan Proteksi :
Investasi dan Proteksi merupakan unsur terpenting dalam menjaga asset yang kita miliki. Untuk melindungi semua asset yang sudah kita miliki, anda harus mengalokasikan minimal sekitar 20% dari totap penghasilan anda. Reksa dana yang berbasis UNIT LINK adalah produk yang paling tepat untuk melindungi Investasi dan Proteksi yang sudah kita miliki. UNIT LINK sendiri sudah banyak di serap di PRODUK ASURANSI dimana kita melindungi asset yang kita miliki sekaligus melindungi anda dari resiko kesehatan yang sewaktu-waktu bisa beresiko pada anda.

Bagi keluarga muda, Investasi dan Proteksi merupakan satu unsur yang sangat penting dan tidak bisa ditawar-tawar lagi, mulai dari Asuransi kesehatan, Pendidikan Anak dan Asuransi Pensiun.

Jumat, 17 Januari 2014

Investasi Muda, Tua Kaya Raya

Ber - Investasi Masa Muda, Kaya Raya Masa Tua


Bagaimana mengatur keuangan Anda dimasa muda, supaya Anda bisa menjadi kaya di masa TUA. Tidak ada cara lain selain MENABUNG Dan ber-INVESTASI, namun dalam memilih cara ber-Investasi terkadang kita bingung jenis investasi mana yang paling sesuai dengan keinginan kita. Berikut saya jabarkan jenis-jenis investasi yang bisa menjadi bahan masukan bagi Anda.



Investasi dibagi menjadi 2 bagian

Investasi Jangka Pendek

    o   Tabungan

    o   Deposito

    o   Emas



Investasi jangka pendek biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup untuk jangka yang dekat. Karena ber-Investasi dalam jangka waktu pendek biasanya dana tidak akan atau berbanding lurus dengan besarnya inflasi setiap tahunnya yang hampir mencapai 10 % pertahun. Menurut Mediaindonesia.com Badan Pusat statistik mencatat nilai inflasi jika dihitung Januari sampai Agustus sudah mencapai 7,94%”.



Namun bila anda ingin ber-Investasi untuk memenuhi kebutuhan hidup jangka panjang seperti untuk Kebutuhan Biaya Pendidikan Anak, Biaya Perjalanan Ibadah, Biaya perjalanan Wisata dengan keluarga dan atau Biaya Kebutuhan Hidup Ketika Tua (pensiun.  Anda dapat menggunakan sistem investasi jangka panjang berikut ini :



Investasi Jangka Panjang 


    o   Properti

    o   Saham Obligasi

    o   Reksadana


Investasi pada Saham Obligasi mempunyai potensi pertumbuhan paling tinggi di bandingkan dengan jenis Investasi-investasi lainnya. Pertumbuhan Saham obligasi di beberapa perusahaan yang mempunyai Aspek Fundamental yang baik dan bagus seperti Saham PT. ASTRA INTERNATIONAL dan PT. Bank BCA pertumbuhannya rata-rata 30% pertahun. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dari kedua perusahaan ini juga sering digunakan sebagai rata-rata dari keseluruhan harga saham. Walaupun Saham adalah jenis Investasi yang paling menguntungkan, namun tingkat resiko investasi saham juga paling besar diantara investasi yg lainnya.



Ada satu jenis investasi yang lain yang sama seperti Investasi pada Saham Obligasi namun memiliki tingkat resiko lebih rendah, yaitu Reksa dana. Bedanya dengan investasi langsung di saham ataupun di obligasi dengan investasi reksa dana adalah investasi reksa dana tersebut dikelola oleh Manager Investasi dimana pengalokasian dananya ditentukan oleh mereka. Manfaat bagi investor adalah resikonya lebih rendah dibandingkan dengan membeli satu jenis saham atau satu jenis obligasi, dan resiko dapat saling menghilangkan/offset. Dan yang lebih menguntungkan investasi Reksa dana ini adalah Reksa Dana Unit Link. Dan Unit Link ini akan kita bahas pada sesi berikutnya .........

Minggu, 03 Februari 2013

Fungsi dan Tujuan Asuransi

FUNGSI DAN TUJUAN ASURANSI



Disamping sebagai bentuk pengendalian risiko (secara finansial), asuransi juga memiliki berbagai manfaat yang diklasifikasikan ke dalam beberapa fungsi sebagai berikut:

1.     Fungsi Utama (Primer)
           a)   Pengalihan Resiko
Sebagai sarana atau mekanisme pengalihan kemungkinan resiko / kerugian (chance of loss) dari tertanggung sebagai ”Original Risk Bearer” kepada satu atau beberapa penanggung (a risk transfer mechanism). Sehingga ketidakpastian (uncertainty) yang berupa kemungkinan terjadinya kerugian sebagai akibat suatu peristiwa tidak terduga, akan berubah menjadi proteksi asuransi yang pasti (certainty) merubah kerugian menjadi ganti rugi atau santunan klaim dengan syarat pembayaran premi.

b)  Penghimpun Dana
Sebagai penghimpun dana dari masyarakat (pemegang polis) yang akan dibayarkan kepada mereka yang mengalami musibah, dana yang dihimpun tersebut berupa premi atau biaya ber- asuransi yang dibayar oleh tertanggung kepada penanggung, dikelola sedemikian rupa sehingga dana tersebut berkemang, yang kelak akan akan dipergunakan untuk membayar kerugian yang mungkin akan diderita salah seorang tertanggung.

c)   Premi Seimbang
Untuk mengatur sedemikian rupa sehingga pembayaran premi yang dilakukan oleh masing – masing tertanggung adalah seimbang dan wajar dibandingkan dengan resiko yang dialihkannya kepada penanggung (equitable premium). Dan besar kecilnya premi yang harus dibayarkan tertanggung dihitung berdasarkan suatu tarip premi (rate of premium) dikalikan dengan Nilai Pertanggungan.

2.     Fungsi Tambahan (Sekunder)
  1.    Export Terselubung (invisible export). Yakni Sebagai    penjualan    terselubung   komoditas atau barang-barang   tak   nyata (intangible product) keluar negeri.  
  2.    Perangsang Pertumbuhan Ekonomi (stimulus ekonomi) Adalah  untuk  merangsang pertumbuhan  usaha,  mencegah kerugian,  pengendalian kerugian, memiliki manfaat sosial dan sebagai tabungan.
  3.       Sarana tabungan investasi dana dan invisible earnings
  4.       Sarana Pencegah & Pengendalian Kerugian
 
Tujuan Asuransi :
  1. Memberikan jaminan perlindungan dari risiko-risiko kerugian yang diderita satu pihak.
  2. Meningkatkan efisiensi, karena tidak perlu secara khusus mengadakan pengamanan dan pengawasan untuk memberikan perlindungan yang memakan banyak tenaga, waktu dan biaya.
  3. Pemerataan biaya, yaitu cukup hanya dengan mengeluarkan biaya yang jumlahnya tertentu dan tidak perlu mengganti/membayar sendiri kerugian yang timbul yang jumlahnya tidak tentu dan tidak pasti.
  4. Dasar bagi pihak bank untuk memberikan kredit karena bank memerlukan jaminan perlindungan atas agunan yang diberikan oleh peminjam uang.
  5. Sebagai tabungan, karena jumlah yang dibayar kepada pihak asuransi akan dikembalikan dalam jumlah yang lebih besar. Hal ini khusus berlaku untuk asuransi jiwa.
  6. Menutup Loss of Earning Power seseorang atau badan usaha pada saat ia tidak dapat berfungsi (bekerja)